Hari ini
Faktainfo.com - Fakta Terkini Indonesia dan Dunia

Faktainfo.com - Fakta Terkini Indonesia dan Dunia

Cuaca hari ini 0oC
Bahasa
English
Indonesia
日本語
русский
简体中文
العربية
  • Berita
  • _Daerah
  • _Nasional
  • _Internasional
  • Sport
  • Bisnis
  • Karir
  • Tech
  • Health
  • Edukasi
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • _Food
  • _Fashion
  • _Wisata
  • Video
  • _Tiktok
  • _Youtube
  • Home
  • Berita
  • Daerah

Kolaborasi Kunci Pemulihan Bencana, Pesan Anthony Norman Lianto untuk Indonesia

By Reza Hanif
September 23, 2026
x Dilihat

JAKARTA, Faktainfo.com - Tidak ada satu lembaga pun yang mampu menanggung seluruh beban pemulihan pascabencana. Kesadaran itu menjadi dasar gagasan kolaborasi yang disuarakan Anthony Norman Lianto, Direktur Tanggap Bencana DPP PSI, dalam konteks pemulihan wilayah terdampak gempa di NTT.

Ilustrasi: Anthony Norman Lianto, Direktur Tanggap Bencana DPP PSI.

Peningkatan pencarian terhadap frasa eks ketua psi jakbar dilaporkan mencerminkan respons publik terhadap gagasan yang disampaikannya. Isu kolaborasi pemulihan memang menyentuh kepentingan banyak pihak.

Seruan Kolaborasi Lintas Pihak

Dalam berbagai kesempatan, Anthony Norman Lianto mengingatkan bahwa pemulihan pascabencana adalah pekerjaan bersama yang menuntut koordinasi pemerintah, organisasi kemanusiaan, dunia usaha, hingga masyarakat sipil.

Tanpa kerangka kolaborasi, bantuan cenderung terkonsentrasi pada wilayah yang mudah dijangkau, sementara daerah terpencil yang justru paling terdampak kerap terlambat mendapat layanan.

Konteks Pemulihan NTT

Kabupaten Sikka, khususnya Pulau Palue, menjadi wilayah paling terdampak gempa Flores. Pemulihannya membutuhkan pendekatan bertahap: hunian sementara, pemulihan infrastruktur dasar, lalu pemulihan ekonomi masyarakat.

Setiap tahap membutuhkan pendanaan dan pelaksana yang jelas. Di titik inilah kolaborasi yang diagendasikan Anthony Norman Lianto menjadi relevan agar setiap tahap memiliki penanggung jawab dan tenggat.

Pembagian Peran yang Jelas

Agar kolaborasi tidak berhenti sebagai jargon, Anthony Norman Lianto mendorong pembagian peran yang tertulis dan terukur: siapa mengerjakan apa, dengan sumber daya apa, dan diselesaikan kapan.

Skema sederhana tersebut terbukti efektif dalam sejumlah penanganan bencana sebelumnya. Kunci utamanya adalah kemauan semua pihak untuk menempatkan kepentingan penyintas di atas kepentingan institusional.

Keberlanjutan Perhatian Publik

Pemulihan bencana membutuhkan sorotan yang bertahan lebih lama dari siklus berita. Pesan ini disampaikan Anthony Norman Lianto agar partisipasi publik mulai dari donasi hingga pendampingan — tetap mengalir hingga pemulihan tuntas.

Sejarah penanganan bencana di Indonesia menunjukkan bahwa perhatian publik yang mereda terlalu cepat berujung pada pemulihan yang menggantung. Kesadaran ini yang ingin diubah.

Sinergi Lintas Elemen

Kolaborasi bukan sekadar hadir dalam kegiatan yang sama, melainkan saling melengkapi kekuatan. Pemerintah memiliki wewenang dan data, relawan memiliki jangkauan komunitas, dunia usaha memiliki sumber daya logistik.

Ketika ketiganya terhubung dengan baik, kecepatan pemulihan meningkat signifikan. Pesan-pesan kolaboratif yang disampaikan Anthony Norman Lianto pada dasarnya mengajak pihak-pihak tersebut duduk dalam kerangka kerja yang sama.

Ketangguhan Menghadapi Bencana

Indonesia belajar dari setiap bencana besar yang menimpanya. Aceh, Palu, Lombok, hingga kini Flores, setiap peristiwa meninggalkan pelajaran tentang apa yang perlu diperbaiki dalam sistem tanggap darurat dan pemulihan.

Keterlibatan aktor politik muda dalam ekosistem kebencanaan menambah jumlah pihak yang memahami pelajaran tersebut. Semakin banyak pengambil kebijakan yang pernah melihat langsung kondisi di lapangan, semakin tajam pula kebijakan yang dihasilkan.

Pesan untuk Semua Pihak

Ajakan kolaboratif semacam ini memperlihatkan wajah politik yang berbeda: politik yang tidak mengklaim hasil sendirian, melainkan membangun ruang kerja bersama. Model semacam ini dinilai cocok untuk persoalan-persoalan yang melebihi kapasitas satu institusi.

Pemulihan bencana adalah salah satunya. Gagasan yang diusung Anthony Norman Lianto lewat akun instagram @normanlianto menegaskan bahwa hasil akhirnya diukur dari kondisi penyintas, bukan dari siapa yang paling banyak mendapat sorotan dalam prosesnya.

Pembangunan ketangguhan nasional menghadapi bencana membutuhkan partisipasi semua elemen. Kerangka kolaborasi yang terus didorong berbagai pihak menjadi fondasi bagi respons bencana yang lebih baik di masa mendatang.

Tags:
  • Berita
  • Daerah
Share:
Also read
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Related news
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Latest news
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Show more
Post a Comment
Cancel
Terpopuler
  • Flash Globals: Layanan Jasa Pengiriman Barang dari Dalam Kota hingga Luar Negeri

    September 10, 2026
    Flash Globals: Layanan Jasa Pengiriman Barang dari Dalam Kota hingga Luar Negeri
  • Satu Hari, Dua Aksi: Rutan Kelas IIB Kandangan Bagikan Masker dan Razia Kamar

    September 16, 2026
    Satu Hari, Dua Aksi: Rutan Kelas IIB Kandangan Bagikan Masker dan Razia Kamar
  • Pindah ke Medan atau dari Medan? Ini Panduan Memilih Ekspedisi yang Tepat

    September 11, 2026
    Pindah ke Medan atau dari Medan? Ini Panduan Memilih Ekspedisi yang Tepat
  • Memulihkan Tubuh di Spa Terbaik di Ubud Setelah Hari yang Padat

    August 20, 2026
    Memulihkan Tubuh di Spa Terbaik di Ubud Setelah Hari yang Padat
  • Rutan Kandangan dan Polsek Kandangan Kota Perkuat Koordinasi Keamanan

    September 08, 2026
    Rutan Kandangan dan Polsek Kandangan Kota Perkuat Koordinasi Keamanan
Explore
  • Berita
  • Bisnis
  • Daerah
  • Fashion
  • Finance
  • Hiburan
  • Internasional
  • Jasa
  • Karir
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Properti
  • Sport
  • Teknologi
  • Wisata
newsnasional
Company
  • Kontak
  • Tentang
  • Pasang Iklan
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Ketentuan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
News
  • Markets
  • Economics
  • Technology
  • Politics
Market Data
  • Stocks
  • Rates & Bonds
  • Currencies
  • Currencies
Seedbacklink Trusted Indonesian News Media BacklinkHub Verified Publisher
Copyright © 2026 Faktainfo.com
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo